Istilah Istilah Dalam Penerbangan, Simak Selengkapnya

Thama Blog - Terminology dari istilah-istilah yang dipergunakan ini perlu disampaikan untuk menyamakan pemahaman mengingat terdapat penggunaan istilah yang sama namun mempunyai pemaknaan yang berbeda pada ruang lingkup yang berbeda. Terdapat pula pada suatu ruang lingkup menggunakan beberapa istilah namun mempunyai makna dan peruntukan yang sama. 




Terminology yang dipergunakan mempunyai makna dan peruntukan sebagai berikut :



NoIstilahDeskripsi
1Bandar Udarakawasan di daratan dari/ atau perairan dengan batas-batas tertentu yang digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat dan lepas landas, naik turun penumpang, bongkar muat barang, dan tempat perpindahan intra dan antar moda transportasi, yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan serta fasilitas pokok dan fasilitas penunjang lainnya
2Otoritas Bandar Udaralembaga pemerintah yang diangkat oleh Menteri dan memiliki kewenangan untuk menjalankan dan melakukan pengawasan terhadap dipenuhinya ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjamin keselamatan dan keamanan pelayanan penerbangan
3Penyelenggara Pelayanan Navigasi PenerbanganInstansi yang bertanggung jawab dalam melayani pemanduan suatu penerbangan dalam bernavigasi ke tempat tujuan dalam hal ini adalah Perum Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) yang juga di sebut dengan Airnav Indonesia.
4Penyelenggara Bandar UdaraInstansi yang bertanggung jawab atas pengelolaan operasi suatu bandar udara. Dalam hal ini terdapat PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero) dan Bandar Udara yang dikelola Pemerintah
5Airlines atau Badan Usaha Angkutan Udarabadan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, atau badan hukum Indonesia berbentuk perseroan terbatas atau koperasi, yang kegiatan utamanya mengoperasikan pesawat udara untuk digunakan mengangkut penumpang, kargo atau pos dengan memungut bayaran
6GH/ Ground Handlerinstansi yang memberikan pelayanan kepada Airlines terkait kegiatan bongkar muat baik barang maupun penumpang di suatu bandar udara
7Navigasi Penerbanganproses mengarahkan pesawat udara dari satu titik ke titik yang lain dengan selamat dan lancar untuk terhindar dari bahaya dan/ atau rintangan penerbangan
8Noticeof Airport Capacity (NAC)informasi tentang kapasitas atau karakteristik suatu bandar udara, yang isinya meliputi informasi tentang ketersediaan kapasitas landasan pacu/ runway, kapasitas parkir pesawat/ apron, kapasitas terminal yang meliputi fasilitas check-incounter, ruang tunggu/ boardinqlounqedan fasilitas keimigrasian, kepabeanan dan kekarantinaan untuk penerbangan internasional
9Slot timeketersedian waktu terbang di bandar udara yaitu waktu kedatangan dan keberangkatan pesawat udara yang dialokasikan sesuai kapasitas bandar udara yang terpublish dalam NAC
10Penyelenggara Slot time Bandar Udarasebagai pihak yang mengawasi, mengkoordinasikan, mengevaluasi dan melaporkan penggunaan slot time di 8 (delapan) bandar udara yang dikoordinasikan diIndonesia, sesuai yang tercantum dalam KP.280 tahun 2015
11Pengelola Slot time Bandar Udarasebagai pihak yang mengelola slot time di 8 (delapan) bandar udara yang dikoordinasikan diIndonesia, sesuai yang tercantum dalam KP.280 tahun 2015
12Indonesia Airport Slot Management (IASM)Koordinator Slot time Bandar Udara Indonesia yang memiliki fungsi untuk mengelola slot time di 8 (delapan) bandar udara yang tercantum dalam KP.280 tahun 2015
13On Time Performance (OTP)performa ketepatan waktu pergerakan pesawat Badan Usaha Angkutan Udara terhadap ketentuan slot time yang sudah diberikan
14Notice to Airmen (NOTAM)pengumuman yang berisi informasi kondisi atau perubahan fasilitas penerbangan, pelayanan, prosedur atau potensi bahaya, pemberitahuan yang tepat pada waktunya terkait esensi kondisi yang ada kepada pihak-pihak yang terkait dengan operasi penerbangan
15Flight Plan (FPL)informasi spesifik yang disediakan untuk disampaikan kepada unit-unit pemeberi pelayanan penerbangan terkait perencanaan penerbangan yang diinginkan secara menyeluruh atau sebagian dari itu dari suatu operasi penerbangan
16Briefing Office (BO)unit didirikan untuk memberikan Aeronautical Information Service dan ATS Reporting Office
17Apron Movement Control (AMC)unit yang didirikan untuk memberikan pelayanan pengaturan dan pengawasan setiap pergerakan di Sisi Udara / Apron
18PIC Slotorang-orang dari penyelenggara navigasi penerbangan dan penyelenggara bandar udara yang ditunjuk oleh pimpinannya masing-masing untuk mengelola slot time di Bandar Udara sesuai kapasitasnya
19Certitudeketentuan berupa Ijin Rute/ Flight Permit (FP) dan Flight Approval (FA) dari Direktorat Angkutan Udara, Serta SIR dari IASM dan juga Slot Time dari PIC Slot yang harus dipatuhi oleh Airlines maupun GH
20FP/ Flight Permit atau Ijin Ruteijin terbang untuk melayani rute-rute penerbangan secara terjadwal, dalam periode seasonal
21FA/ Flight Approvalijin untuk melaksanakan penerbangan pada kondisional tertentu, biasanya tidak terjadwal
22ETD/ Estimate Time Departureperkiraan waktu keberangkatan, dalam hal ini take off di runway. ETD dalam pengertian ini berbeda dengan ETD yang ada pada Ijin Rute atau Flight Permit (FP) dan Flight Approval (FA)
23ETA/ Estimate Time Arrivalperkiraan waktu kedatangan, dalam hal ini landing di runway. ETA dalam pengertian ini berbeda dengan ETA yang ada pada Ijin Rute atau Flight Permit (FP) dan Flight Approval (FA)
24EOBT/ Estimate Off Block Timewaktu perkiraan pesawat melepas block penahan roda pesawat dalam rangka pelaksanaan keberangkatan. Dalam Ijin Rute atau Flight Permit (FP) dan Flight Approval (FA) biasa ditulis dengan ETD (Estimate Time Departure). Istilah lain yang terkadang dipakai adalah STD (Schedule Time of Departure)
25EIBT/ Estimate In Block Timewaktu perkiraan pesawat akan memasang block penahan roda pesawat sesudah pendaratan atau kedatangan. Dalam Ijin Rute atau Flight Permit (FP) dan Flight Approval (FA) biasa ditulis dengan ETA (Estimate Time Arrival). Istilah lain yang terkadang dipakai adalah STA (Schedule Time of Arrival)
26Daily Schedule Flightdata pesawat terbang pada suatu operator penerbangan yang pesawatnya akan terbang pada hari penerbangannya berdasarkan Ijin Rute/ Flight Permit (FP). Data Daily Schedule Flight sudah disesuaikan dengan dinamika rencana dan kondisi terkini dari operator penerbangan tersebut. Yang dimaksud dengan hari penerbangannya adalah hari ini atau sehari setelah hari ini
27FA Flightdata pesawat terbang pada suatu operator penerbangan yang pesawatnya akan terbang pada hari penerbangannya berdasarkan Flight Approval (FP). Yang dimaksud dengan hari penerbangannya adalah hari ini atau sehari setelah hari ini
28NFA FlightNeedn't FA, slot time yang sudah dapat digunakan untuk terbang sesuai slot yang diberikan. Hal ini berlaku bagi pesawat tidak terjadwal yang tidak memerlukan FA
29GreyAdalah pesawat yang sudah mendapatkan slot time namun belum dapat terbang pada slot yang diberikan tersebut sebelum diterbitkannya FA
30Delayed flightpenerbangan yang mengalami penundaan keberangkatan melewati batas toleransi ketidaktepatan waktu pelaksanaan penerbangan. Batas toleransi adalah sebagai berikut:
  1. Penerbangan kurang dari 3 jam adalah 15 menit sesudah dari slot time yang diberikan,
  2. Penerbangan lebih dari 3 jam adalah 30 menit sesudah dari slot time yang diberikan
    31Irregular flightyang termasuk dalam irregular flight adalah:
    1. penerbangan yang mengalami kondisi darurat teknis pesawat, return to apron (RTA),return to base (RTB), penerbangan yang dialihkan/ divert
    2. penundaan waktu penerbangan (postponed)
    3. pesawat kenegaraan - termasuk penerbangan kepresidenan atau penerbangan kenegaraan lainnya
    4. penerbangan militer - termasuk penerbangan militer yang membawa perbekalan atau misi
    5. penerbangan kemanusiaan - seperti kegiatan pencarian dan pertolongan/ Search and Rescue (SAR)
    6. penerbangan medical evacuation
    7. penerbangan missionaries
    8. training flight
    9. proving flight
    10. positioning flight
    11. joy flight
    12. ferry flight after maintenance
    13. calibration flight
    14. delivery dan re-delivery flight
    15. Perubahan tipe pesawat yang lebih kecil
    16. perubahan rute (re-route)
    17. perubahan jadwal penerbangan (reschedule)
    18. Kondisi darurat (force majeure)
    19. Penerbangan haji
    20. Event khusus kenegaraan
    Istilah Istilah Dalam Penerbangan, Simak Selengkapnya Reviewed by Unknown on 07:53:00 Rating: 5

    No comments:

    All Rights Reserved by Thama Blog © 2012 - 2017
    Published By Seo Adsense

    Formulir Kontak

    Name

    Email *

    Message *

    Powered by Blogger.